Archive for November, 2010

TERTENDANG ke FAPET, tapi tepat masuk ke Gawang IPTP

November 25, 2010 - 9:10 pm No Comments

Masuk ke Fakultas Peternakan mungkin tak pernah saya banyangkan sebelumnya, memikirkan pun sama sekali tidak pernah. Dan faktanya, sekarang saya terdaftar menjadi salah satu mahasiswi Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan (IPTP) Fakultas Peternakan IPB. Mungkin ini suatu kebetulan, takdir, atau bahkan lebih tepatnya KECELAKAAN.,…

Sebagai seorang siswi SMA (di salah satu SMA Negeri terkemuka di Madiun) pasti saya berfikir tentang masa depan, terutama dimana nantinya saya akan melanjutkan pendidikan setelah lulus SMA. Namun, pada saat itu pemikiran saya tidak terlalu bermuluk-muluk untuk masuk ke jurusan yang rumit ataupun banyak dimintai oleh siswa SMA. Mungkin hal ini karena kurangnya pengetahuan tentang berbagai jurusan di Perguruan Tinggi. Waktu itu, keinginan saya hanya untuk mengikuti keinginan orang tua,,toh nantinya juga orang tua yang akan memberi biaya kuliah. Dan keinginan orang tua saya adalah menjadi guru. Namun, entah kenapa seperti saat itu jalan saya untuk masuk ke Fakultas Keguruan belum terbuka (karena memang belum ada pendaftaran ke PTN bidang keguruan). Hingga akhirnya, undangan dari IPB itu datang. Entah apa yang membuat saya terpikat saat itu, saya langsung mendaftar, padahal tahu tentang IPB pun tidak, sama sekali tidak tahu apapun. Mungkin ini takdir….

Akhirnya, saya diterima di IPB dengan kejutan yang benar-benar tidak terduga…woow….saya masuk ke Fakultas Peternakan. Apaan ini…sama sekali tak terbayangkan…Persaaan pertama saat diberi pengumuman adalah bingung..kok PETERNAKAN???? Sejak kapan saya memilih PETERNAKAN. Disaat kebingungan saat belum habis, saya tersadar oleh satu hal, saya merupakan orang yang beruntung karena salah sudah diterima di IPB. Setelah berkonsultasi dengan orang tua, diputuskan saya tetap melanjutkan ke IPB walaupun masuk ke peternakan.

Masuk ke lingkungan IPB membuat saya semakin tahu tentang peternakan. Ternyata apa yang saya bayangkan selama ini tidak semuanya benar. Awalnya saya berfikir sangat negatif terhadap peternakan, karena BAUnya. Tapi sekarang, semua sudah berbeda. Setelah mendengar cerita kakak kelas, saya menjadi bangga menjadi anak FAPET…walaupun mungkin belum sepenuhnya. Namun, tidak berhenti disini, kami sebagai mahasiswa FAPET angkatan 45 belum mempunyai departemen, sehingga kami harus memilih terlebih dahulu. Kami selalu diberi wawasan tentang dua departemen yang ada di FAPET, yaitu INTP dan IPTP. Disinilah, kebimbangan saya semakin besar. Harus kemana pilihan saya harus dijatuhkan, karena ini menyangkut masa depan saya. Awalnya saya memilih INTP, tapi entah kenapa 2 hari menjelang pemilihan, saya lebih yakin ke IPTP. Mungkin ini lagi-lagi adalah takdir….

Belajar di IPTP ternyata sangat menyenangkan. Selain belajar tentang produksi ternak, kami sebagai masahasiswa IPTP juga belajar tentang pengolahan hasil ternak dan sosial ekonomi peternakan, walaupun hanya sekilas saja. Hal ini semakin membuat saya yakin untuk terus belajar di IPTP. Berkiprah dan belajar di dunia peternakan membuat saya bangga, karena melalui dunia ini saya dapat berguna bagi bangsa ini. Tentu kita semua sudah mengetahui bahwa dunia peternakan akan menghasilkan protein hewani yang dapat mencerdaskan anak bangsa. Hal ini merupakan tugas mulia yang ingin saya emban selama hidup saya.

Seperti yang telah saya katakan sebelumnya, masuk ke IPTP juga dapat belajar tentang pengolahan hasil ternak dengan kata lain adalah MASAK-MASAK. Di IPTP kami diajarkan tentang teknologi pengolahan pangan yaitu susu, daging, dan telur, serta pengolahan limbah peternakan. Bagi saya hal ini merupakan kegiatan yang menyenangkan, karena kita dapat berkreasi sesuatu dengan keinginan kita. Dengan belajar pengolahan akan sangat bermanfaat bagi kita, karena setelah lulus nanti saya bisa mengembangkan ilmu pengolahan yang saya miliki untuk membuka usaha baru yang dapat meningkatkan pasokan protein hewani dan menyerap tenaga kerja untuk mengurangi pengangguran. Selain itu, saya juga dapat memilih ilmu lain yang mungkin lebih cocok dengan saya, yaitu produksi. Ilmu produksi ini akan mempelajari ternak-ternak yang sudah didomestikasi seperti ayam petelur, ayam broiler, domba, kambing, sapi, babi, dan kuda, maupun ternak yang masih tergolong satwa harapan seperti lebah madu dan walet. Dengan mengembangkan ilmu produksi yang saya miliki, saya dapat mendukung program pemerintah dalam rangka swasembada daging. Betapa mulia apabila ini dapat terwujud.

Ya..mungkin inilah seputar kisah saya yang mungkin seperti TERTENDANG ke FAPET IPB, namun sepertinya tendangan ini tepat masuk ke GAWANG IPTP…sempurna….hahaha…